Keyy, hello readers. Now, I'll review a film that I just watched. Yah, mungkin di blog ini bakalan lebih banyak review film daripada review produk. Yaah, you know, ngereview film itu lebih gampang daripada ngereview produk. Apalagi produk kecantikan. Yaah, kalo ngerevie produk kan kita harus cari plus minus produknya dan ga bisa asal review. Okay, back to the topic.
Di post kali ini, aku bakalan ngereview sebuah film yang terbilang baru. Guess what? The Internship sodara-sodara! Film ini dirilis tahun 2013 kemaren, and I kinda like this movie actually. Ceritanya sih ringan-ringan aja, tapi bisa ngebuat aku stay buat nonton sampe selesai. Okay, so today I'll review this movie, but first... lemme take a selfie! Hahahaha, no no no. But first, let's know what the story about.
Jadi, film ini bercerita tentang Billy McMohan (Vince Vaugh) dan Nick Campbell (Owen Wilson) yang merupakan partner kerja. Mereka berprofesi sebagai sales arloji. Nah karena sudah majunya teknologi, bisnis mereka pun terpaksa bangkrut dan mereka dipecat. Lalu mereka memutuskan untuk menjadi karyawan magang di kantor Google. Yeah, Google baby! Dan tim yang menang dalam tantangan sesama Intern itu akan mendapatkan pekerjaan di Google. Okey, daripada terlalu banyak spoiler, mending kita langsung lihat karakternya aja. Check this out!
Yeaah, we have Vince Vaugh in here! Disini Vince Vaugh berperan sebagai Billy McMahon, si sales jam partnernya Owen Wilson. Menurut aku, Vince sukses ngebawain karakter Billy McMahon yang kadang sok tahu padahal ga tahu apa-apa. And he and Owen Wilson is great as partner. Dan satu lagi, aku suka karakter Billy McMahon yang sometimes sounds wise and sometimes funny.
Next, we have Owen Wilson as Nick Campbell. Owen Wilson ini memerankan Nick Campbell yang merupakan partner dari Billy McMohan yang merupakan sales jam tangan. Nah karakter Nick Campbell ini sebenernya gak terlalu sesotoy Billy McMohan. Cuma ada satu scene waktu mereka disuruh nyari debug di program, dan Nick Campbell sama Billy McMohan sotoooyyy banget sambil ngomong-ngomong ga jelas. IMO, Owen Wilson sukses meranin Nick Campbell karena chemistry yang dia buat sebagai partner Billy McMohan keliatan di film itu. Partner is your fulltime brother.
Sekarang di tim Internship mereka. We have Dylan O'Brian! Yeah dude!!!! Disini dia berperan sebagai Stuart Twombly. Aku seneng banget sama karakter Stuart Twombly ini. He is the hottest nerd in this century! Hahahaha lebay deh. Tapi emang, Dylan O'Brian berperan sebagai Stuart yang gak pernah lepas dari gadgetnya. Never see the world. Meskipun dia lagi berkumpul sama orang banyak, dia akan selalu fokus sama gadgetnya. Bener-bener techno freak. Tapiii, aku seneng bangeet sama si Stuart ini, karena selain dia pinter (well, ignore that he is sooo antisocial) dia itu ganteeeng banget. Omaigasss!!! Dan aku pikir, Dylan cukup sukses membawakan peran Stuart yang selalu fokus ama gadget, tapi di sisi lain kalo ngomong nyebelin. Dan dia ini selalu berantem sama si Neha Patel. She is the next character.
And here she is, our one and only girl in Intern team! Neha Patel!!! Disini Neha Patel diperankan oleh Tiya Sircar. Karakter Neha Patel ini adalah seorang gadis biasa yang mempunyai imajinasi tentang seks yang luar biasa. Sampai Stuart ngatain kalo Neha ini maniak seks, but the reality is she never doing anything like that! Oh iya, khas dari karakter Neha ini mungkin style dia yang-ga-tau-dibilang-apa. But it's kinda funny.
This is Tobit Raphael, and his role is Yo-Yo Santos. Dibacanya harus Yow-Yow. Yo-Yo adalah satu-satunya Asia di film ini, and yeah he is kinda nerd. Yo-Yo adalah anak homeschooling dan susah bersosialisasi keknya. Yang lucu dari Yo-Yo ini adalah dia selalu melakukan punishment yaitu nyabutin alisnya kalo dia ngelakuin kesalahan. Sampe waktu akhir film, alisnya udah botak sebelah. Oh gosh!
Looks familiar? Yeah he is Josh Brener, and his role is Lyle Spaulding. Dia adalah ketua tim para Intern "yang terbuang". Lyle ini karakternya menurut aku kinda awkward gituu. Gayanya pertama waktu ngenalin dirinya itu sok asik dan sok gaul banget. Tapi lama kelamaan, ngeliatnya udah ga senyebelin waktu pertama.
Next, we have Max Minghella as Graham Hawtrey. Dia karakter jahat disini. Emang sih bukan karakter jahat kaya Disney's Villain. Tapi dia adalah musuh tim Intern kita. Tapiiiii aku suka sama karakter Graham disini yang ganteng-tapi-nyebelin-plus-penjilat. And, yeah he is kinda jerk in here. Maksud aku, di film ini dia itu orang yang sombong dan suka pamer sama tim Intern karena keberhasilan-keberhasilan kelompok mereka. And, well, that's kinda annoying, right?
Here we have Mr. Roger Chetty! Atau lebih dikenal dengan Mr. Chetty. Mr. Chetty diperankan oleh Aasif Mandvi. Mr. Chetty adalah penanggung jawab program Internship ini. Well, I can't describe too much about him, but I love one of his quote. Pokoknya inti quotenya adalah "I didn't get to this position with my intelligence, I get this with my hardwork." Yaaahh it's motivating! Like many people says, Success is 1% Talent and 99% Hardwork. A good one from Mr. Chetty.
Here is Rose Byrne as Dana Simms. We can say that she is Nick Campbell crush. Dari hari pertama di Google, Nick ini sudah cari perhatian sama Dana. And well, that's worth it. Yeah, karakter Dana sendiri digambarkan sebagai wanita pekerja keras yang sampai lupa dengan kehidupan cintanya di usianya yang mungkin sudah akhir 20-an. Well, she love jerk guy! And Nick Campbell is trying so hard to be jerk in their first date. Hahaha but that scene is funny.
And last, but not least, here is Josh Gad. Karakternya di film ini adalah sebagai Andrew Anderson atau lebih dikenal dengan sebutan "Headphones". Dia merupakan Kepala dari Google kalo aku nggak salah. Dan yah, dia ini gak terlalu suka bersosialisasi makanya selalu pake headphone walaupun lagi ga dengerin apa-apa. Katanya biar orang-orang ga nganggu dia. And, yeah, our lovely jerk, Graham Hawtrey pernah ngejek dia karena Graham belum tau dia ini siapa. Kemunculan "Headphones" ini juga jarang banget di film walaupun posisinya di Google itu lumayan penting.
Sebenernya masih banyak karakter lain di film ini, tapi kayanya ga mungkin ngereview karakter itu satu-satu Sid yang omongannya selalu dipotong sama Mr. Chetty. Dan masih banyak lagi.
Okay, that's all about this movie review. IMO, this movie's score is 3.8 out of 5. Good enough to spend your spare time, right? Key, that's all. Thanks and bye!












Tidak ada komentar:
Posting Komentar